pertanyaan tentang khutbah tabligh dan dakwah
Salahsatunya, dikalangan bawah ada Jamaah Tabligh (yang kegiatannya jarang atau hamp[ir tidak pernah diliput media) dan Islam Salafi yang juga tidak seheboh NU dan Muhamadiah. Jamaah Tabligh berdakwah dengan damai, door to door, memakmurkan mesjid, keluar di jalan Allah 3 hari, 40 hari, 4 bulan, satu tahun tergantung kesiapan dan kemampuan
1 Khatib berdiri ketika khutbah. 2) Mengawali khutbah dengan memberi salam. 3) Khutbah hendaknya jelas, mudah dipahami, tidak terlalu panjang. 4) Khatib menghadap jamaah ketika khutbah. 5) Menertibkan rukun khutbah. 6) Membaca surat al-Ikhlas ketika duduk di antara dua khutbah. Keterangan: a.
ceramahkeagamaan yang sering diadakan dalam tabligh akbar dan semacamnya. Perbedaan khutbah dengan metode dakwah lainnya, seperti yang telah disebutkan, adalah khutbah lebih diidentikkan dengan ritual keagamaan seperti shalat jum‟at, shalat „ied atau shalat istisqo, yang di dalam beberapa shalat tersebut diadakah pelaksanaan khutbah, baik
Tautan Khutbah Jumat Tentang Tawakal Dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Keimanan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor pada Jum’at, 4 Rajab 1441 H / 28 Febuari 2020 M. Daftar Isi [ sembunyikan]
3 Syarat ketiga dari ilmu pengetahuan adalah universal, artinya kebenaran yang telah diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah itu harus merupakan kebenaran yang bersifat umum. Adapun objek forma dari dakwah adalah suatu jawaban terhadap pertanyaan “bagaiman memanggil manusia untuk taat menjalnkan ajaran agama”.
Site De Rencontre Gratuit 59 62. Ilustrasi perbedaan khutbah, tabligh, dan dakwah, sumber foto Islam kita diajarkan untuk saling berbagi ilmu yang dimiliki meski hanya satu ayat dan bermanfaat bagi orang lain. Setiap muslim harus memiliki sifat tabligh seperti yang dimiliki oleh nabi dan rasul Allah SWT. Tabligh berarti menyampaikan yang sebenar-benarnya tanpa ada yang dikurangi atau ditambahkan. Lalu apa perbedaan khutbah tabligh dan dakwah ?Perbedaan Khutbah, Tabligh dan Dakwah Menurut IslamIlustrasi perbedaan khutbah, tabligh, dan dakwah, sumber foto dari bukku Pendidikan Agama Islam, Bachrul Ilmy 2008 127 berikut adalah perbedaan dari khutbah, tabligh, dan dakwah dalam berasal dari kata khataba, yakhtubu dan khutbatan yang berarti ceramah atau pidato. Pada dasarnya, khotbah mirip dengan tabligh. Artinya, khotbah juga menyampaikan nasihat dan pesan tentang takwa. Bedanya, tidak seperti tabligh yang cukup longgar, khotbah harus disertai dengan syarat dan rukun tertentu agar sah dan diterima. Hal ini disebabkan khutbah berkaitan dengan sah dan sunahnya ibadah. Jika khutbahnya tidak sah, hal ini mempengaruhi jalannya ibadah yang menyertainya. Khutbah yang disyariatkan yaitu khutbah jum’at, idul adha, idul fitri, shalat istisqa, nikah dan wuquf di menurut Bahasa artinya menyampaikan. Menurut istilah adalah menyampaikan ajaran yang benar sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Tabligh juga merupakan salah satu sifat dari Rasulullah SAW. Para rasul mempunyai kewajiban menyampaikan ajaran Allah SWT berdasarkan wahyu. Hal ini dilakukan oleh Rasulullah setelah beliau mendapatkan wahyu pertama di gua hira. Tablig sendiri bisa dilakukan dengan berceramah. dikarenajan tujuannya agar isi tablignya diamalkan, maka penyampaiannya harus dilakukan sedemikian rupa agar bisa diterima. Lazimnya, tablig disampaikan secara sopan, menarik, dan tidak menurut Bahasa artinya mengajak. Adapun menurut istilah dakwah artinya mengajak manusia untuk berbuat kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Dakwah secara luas dapat diartikan sebagai upaya mengubah suatu keadaan menjadi keadaan lain yang lebih baik. Orang yang berdakwah disebut dengan dai atau mubaligh. Ada banyak cara untuk berdakwah. Sebagai misal, seseorang dapat berdakwah dengan lisan, tulisan, perbuatan memberi teladan, dan lain sebagainya. Intinya, jika seseorang berniat dengan tujuan menyeru ke jalan Allah SWT apa pun caranya, maka ia bisa dikategorikan berdakwah.
100% found this document useful 3 votes21K views6 pagesOriginal TitleSoal n Jawaban Khotbah, Tabligh DakwahCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 3 votes21K views6 pagesSoal N Jawaban Khotbah, Tabligh DakwahOriginal TitleSoal n Jawaban Khotbah, Tabligh DakwahJump to Page You are on page 1of 6 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Perbedaan khutbah dan tabligh terletak pada waktu dan tempat penyampaian. Masih ada pula dakwah yang memiliki kemiripan kepada keduanya. Selain perbedaan, ketiganya memiliki dasar hadist/ayat Menyampaikan ajaran agama memang memerlukan metode komunikasi yang baik. Tujuannya agar ilmu yang tersampaikan tidak menyimpang. Semua itu harus sesuai dengan Al Qur’an dan Tika Penulis komunikasi Daftar IsiDefinisi Khutbah TablighSyarat Dalam Khutbah TablighWaktu pelaksanaan tabligh adalahArti DakwahCiri-ciri DakwahSyarat Dan Ketentuan DakwahPerbedaan Dan Persamaan Khutbah, Tabligh Dan DakwahAyat atau Hadist Tentang Khutbah Tabligh dan DakwahHadist Mengenai Dakwah, Khutbah, dan TablighKesimpulanDefinisi Khutbah TablighHadist mengenai khutbah adalah sebuah kegiatan untuk mengajak orang lain agar menjado semakin bertakwa. Isi dari khutbah meliputi nasihat-nasihat. Berasal dari kata Khataba, khutbatan, takhtubu, artinya adalah ceramah atau adalah khutbah Jumat. Semuanya terikat oleh hukum dan rukun. Orang yang menyampaikan khutbah mendapat sebutan sebagai beberapa contoh khutbah dalam Islam selain khutbah Jumat adalah Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha, Khutbah saat meminta hujan, khutbah wukuf di Arafah, dan Khutbah terdapat satu rukun yang tidak dilakukan, maka khutbah menjadi tidak tabligh dalam bahasa Arab adalah menyampaikan. Pengertian ini kemudian berkembang menjadi penyampaian kebenaran mengenai agama berdasarkan Al Qur’an dan sendiri merupakan bagian dari dakwah. Penyampaian ajaran dalam tabligh haruslah tidak menggurui dan lenih sopan. Tujuannya agar lebih mudah diterima di dari kata Ballagha, Tablighon, yuballigh. Artinya menyampaikan ajaran secara lisan maupun tulisan. Orang yang menyampaikan tabligh disebut Mubaligh. Artikel lengkap naskah dan bacaan rukun pada Dalam Khutbah TablighContoh Tabligh harus memenuhi rukun. Salah satunya adalah mau’idzoh atau pembelajaran, tausiyah yaitu nasihat, dan tadzkiroh atau dalam khutbah sebisa mungkin tidak menimbulkan kontroversi. Salah satu contoh syarat Khutbah Jumat adalahDiselenggarakan setelah memasuki waktu zuhurkhotib berdiri jika mampu dan duduk sebentar antara dua khutbahSeorang Khotib menutup auratBagi Khotib harus bersih dari hadast dan najisSuara khotib hendaklah dapat terdengar oleh jamaahTertibRukun khutbah antara lain membaca pujian kepada Allah seperti Alhamdulillah. Membaca syahadat dan shalawat atas nabi. Membaca salah satu ayat dalam Al Qur’an dan menjelaskan mengenai khutbah kedua mendoakan kaum sunnah dalam khutbah adalah menyampaikannya di tempat yang lebih tinggi, menyampaiakn dengan kalimat yang jelas, menghadap ke arah jamaah, memberi salam sebelum memulai, dan duduk sebentar sebelum memulai khutbah. Membaca surah Al Ikhlas antara dua khutbah, dan menertibkan tiga rukun syarat dalam tabligh adalahBagi mubaligh, ia hendaknya orang yang sudah Islam, dan mendalami ajaran tata cara tabligh adalah menggunakan bahasa yang sopan, tidak kasar, menyampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti,Materi dakwah harus kuat dalil dan hukumnya dan tidak pelaksanaan tabligh adalahKegiatan Tabligh khutbah berbentuk tabligh juga terdapat dari waktu penyampaian. Khutbah biasanya saat sebelum sholat Jumat, sholat idul fitri dan idul adha, serta sholat isti’lal, dan sebelum pernikahan. Sedangkan tabligh dari sewaktu-waktu adalah ketika adanya pengajian atau peringatan hari besar Islam. Contohnya adalah saat Maulid Nabi Muhammad SAW dan saat Isra’ Mi’ menutup kemungkinan pula terlaksana saat bulan ramadhan di waktu Nuzulul Qur’ saja yang bisa menghadiri acara Tabligh? Hampir semua elemen masyarakat muslim dapat menghadirinya karena bersifat dapat menyampaikan materi secara lisan dan tulisan serta membuka forum diskusi bersama jamaah. Tabligh juga tidak terikat dengan rukun sehingga tidak terkait dengan sah atau tidaknya sebuah DakwahDakwah bahasa Arab, dakwah artinya memanggil, menyeru, dan mengajak. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengajak umat muslim beribadah sesuai perintah untuk berdakwah cukup beragam mulai dari lisan, tulisan, hingga memberi contoh yang baik. Orang yang menyampaikan dakwah disebut Da’ DakwahDakwah merupakan ujung tonggak perjuangan Islam. Adapun tujuannya adalah untuk mengerakkan Agama Allah dan membawa umat manusia ke jalan yang Ma’ruf Nahi Munkar, demikian tujuan dakwah secara nyata. Sebagai kaderisasi agama Islam, dakwah hadir menjadi penyejuk rohani bagi umat juga merupakan kekuatan dan kesatuan dalam Islam. Demi mempertahankan esensi dan tujuan-tujuan tersebut,, maka dakwah haruslah mengandung unsur-unsur yang tidak bertentangan dalam Islam. Apa sajakah itu?pertama, dakwah haruslah menggunakan bahasa kaum setempat. Untuk dapat diterima dengan mudah, menggunakan bahasa setempat menjadi pilihan yang tidak sembarangan menjudge. Sebaiknya dalam dakwah tidak menyebarkan isu-isu yang menimbulkan dapat menggugah jiwa dan hati. Dakwah bertujuan untuk mengajak ke arah kebenaran. Itulah pentingnya membangun kesadaran dari waktu ke waktu kepada agar setelah dakwah selesai, jamaah dapat mempraktikkan isi dakwah dalam kehidupan bagi jamaah yang mengalami penurunan semangat dalam beribadah menjadi semangat berlandaskan pada sunber yang akurat. Tidak diperkenankan mengambil hadist-hadist palsu yang membuat pro dan kontra dalam dakwah. Sebaiknya menggunakan sumber Al Quran dan hadist mengikuti perkembangan jaman. Agar tidak membosankan, sebaiknya dakwah juga menyesuaikan dengan kecanggihan teknologi serta kasus yang sedang Dan Ketentuan DakwahDalam penyampaiannya, dakwah haruslah lugas dan tegas. Berisi ajaran yang baik dan tanpa bagi dai yang melaksanakan, beliau sebaiknya memiliki perangai yang bijaksana. Memberikan contoh yang baik dan tidak menutup kemungkinan saling mendengarkan pendapat orang seorang dai, mereka haruslahBaligh,Beragama islam, danMemahami ilmu tabligh, dan dakwah sama-sama memiliki tujuan untuk mengajak umat muslim menuju hakikatnya, ketiganya adalah sebuah harmoni untuk menambah keimanan dan menyadarkan kekeliruan terhadap pandangan umat akan orang yang melakukan ketiga hal tersebut, syaratnya sama yaitu beragama islam, baligh, berakal sehat, dan memiliki pengetahuan mengenai ilmu agama Islam. Dapat dikatakan pemahaman mereka haruslah cukup memang lebih luas maknanya dari tabligh dan khutbah. Ia dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan. Sedangkan perbedaan dari ketiganya adalahOrang yang melakukan dakwah adalah dai, orang yang melakukan tabligh adalah mubaligh, dan yang melakukan khutbah adalah tidak terikat dengan rukun begitu pula dengan tabligh. Akan tetapi, khutbah terikat dengan rukun. Bilamana satu rukun tertinggal maka khutbah menjadi tidak pelaksanaan khutbah adalah saat sholat Jumat, sholat Idul Fitri dan idul Adha, sebelum menikah, dan saat solat meminta tabligh dilakukan saat perayaan hari besar islam seperti Maulid Nabi, Isra’Mi’raj, dan lainnya. Adapun dakwah dapat dilakuakn kapan atau Hadist Tentang Khutbah Tabligh dan DakwahSebuah kegiatan dalam Islam tak lepas dari pedoman dan tuntunan Al Qur’an. Begitu pula dengan tabligh, dakwah, dan ayat dan hadist mengatur mengenai hal tersebut. Antara lainWaltakummingkum ummatuyyad’uuna ilal khairi wa yaamuruuna bilma ruufi wa yanhawna anil mungkar. Wa ulaaa ika humul dari ayat tersebut adalah sebaiknya ada diantara kita yang menyeru pada kebajikan. Jika ada orang seeperti itu maka kita adalah golongan yang pada kebajikan maksudnya adalah amar makruf nahi munkar. QS. Ali Imran 104.Ayat lainnya adalah dalam surah Al Qasas ayat 87 yang artinya adalahJangan sampai ada segolongan yang menghalangi Muhammad untuk menyampaikan ayat-ayat Allah. Setela ayat-ayat itu turun padamu. Serta berdakwahlah kepada manusia supaya mereka beriman kepada Menjadi orang yang itu mengenai anjuran tablig terdapat dalam Ayat Allah surah Al-Ahzab ayat 39.“[adalah] orang-orang yang menyampaikan ajaran-ajaran Allah [atau tabligh]. Mereka takut kepada-Allah dan mereka tidak merasa takut kepada siapa pun kecuali Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Maha pembuat perhitungan,” Hadist Mengenai Dakwah, Khutbah, dan TablighSampaikanlah walaupun hanya satu ayat. Kita tentu telah tidak asing dengan sebuah hadist banyak hadist yang menganjurkan untuk pendakwah, Allah memberi mereka banyak keutamaan. Pertama, mereka mendapat pahala yang berlipat Allah, Allah SWT benar-benar memberikan hidayah kepada seseorang melalui dakwah-mu,Oleh sebab itulah, itu lebih baik bagimu daripada seekor unta merah. HR Bukhari, Muslim, serta Ahmad.Sebuah hadis lain menyebutkan kepada Ali, sungguh Allah memberikan hidayah Bagi seseorang melalui usaha kedua itu lebih bagi Ali dari tempat dimana matahari terbit di situ. Maksud hadist itu adalah lebih baik dari dunia beserta isinya. HR Hakim.Kedua, semua makhluk akan mendoakan SAW bersabda, bahwasannya Allah memberi banyak kebaikan yaitu melalui para malaikat-Nya, para penghuni langit dan bumi, hingga semut-semut di lubang Mereka Serta ikan-ikan di lautan akan selalu berdoa untuk orang-orang yang mengajarkan kebaikan bagi orang lain. HR Tirmidzi.Ketiga, Para pendakwah akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.“Siapapun yang mencontohkan perbuatan baik kemudian perbuatan itu menjadi contoh bagi orang lain, maka Malaikat akan mencatat untuknya itu sama seperti pahala orang yang mencontohnya tanpa berkurang sedikit pun pahala Bagi mereka yang mencontohnya. Dan siapapun yang mencontohkan perbuatan buruk, kemudian perbuatan itu dicontoh oleh orang lain, maka malaikat akan menulisKan dosa atasnya seperti dosa orang yang menirunya. Tentunya tanpa mengurangi dosa orang yang menirunya.” HR Muslim.KesimpulanJadi apakah kesimpulan dari adanya dakwah, tabligh, dengan khutbah?Ketiganya memiliki satu misi yang sama yaitu menyampaikan ajaran Islam. Orang yang menyampaikannya akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Bahkan jika sampai orang lain meniru apa yang telah disampaikan oleh orang yang berdakwah tersebut, maka keduanya memperoleh pahala yang Islam memang tidaklah selalu mudah. Sangat penting untuk bersikap sopan dalam menyampaikannya dan menyatu dengan masyarakat sekitar. Tidak boleh juga terlalu kita mendapatkan kemampuan untuk menyampaikan dakwah walau saty ayat dan termasuk golongan umat yang mendapat rahmat Allah di dunia dan akhirat. In syaa Yaa Robbal’aalamiin.
Khutbah, Tabligh dan Dakwah – Menyampaikan kebaikan atau ilmu dan pengetahuan kepada orang lain merupakan perbuatan yang sangat mulia di mata Allah. Pada dasarnya, setiap individu muslim diperintahkan untuk melaksanakan dakwah Islam sesuai dengan kadar kemampuannya. Siswa muslim juga punya kewajiban itu. Apalagi Allah Swt. memberi predikat kepada kita sebagai khairu ummah sebaik-baiknya umat. Predikat ini akan sesuai jika kita selalu berusaha di barisan depan orang-orang yang gemar berdakwah. Baca Juga Kepedulian Umat Islam terhadap Jenazah Pengertian Khutbah, Tabligh dan Dakwah 1. Pengertian Khutbah Khutbah berasal dari kata خَطَبَ – يَحْتُبُ – خُتْبَةً yang bermakna memberi nasihat dalam kegiatan ibadah seperti; salat salat Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, Istisqo, Kusuf, wukuf, dan nikah. Menurut istilah, khutbah berarti kegiatan ceramah kepada sejumlah orang Islam dengan syarat dan rukun tertentu yang berkaitan langsung dengan keabsahan atau kesunahan ibadah. Misalnya khutbah Jumat untuk ṡalat Jum’at, khutbah nikah untuk kesunahan akad nikah. Khutbah diawali dengan hamdallah, salawat, wasiat taqwa, dan doa. 2. Pengertian Tabligh Tabligh berasal dari kata بَلَغَ – يُبَلِّغُ – تَبْلِيْغً yang berarti menyampaikan, memberitahukan dengan lisan. Menurut istilah, tablig adalah kegiatan menyampaikan pesan’ Allah Swt. secara lisan kepada satu orang Islam atau lebih untuk diketahui dan diamalkan isinya. Misalnya, Rasulullah saw. memerintahkan kepada sahabat yang datang di majlisnya untuk menyampaikan suatu ayat kepada sahabat yang tidak hadir. Dalam pelaksanaan tablig, seorang mubaligh yang menyampaikan tablig biasanya menyampaikan tablig-nya dengan gaya dan retorika yang menarik. Ada pula sekarang istilah tablig akbar, yaitu kegiatan menyampaikan “pesan” Allah Swt. dalam jumlah pendengar yang cukup banyak. 3. Pengertian Dakwah Dakwah berasal dari kata دَعَا – يَدْعُ – دَعْوَةً yang berarti memanggil, menyeru, mengajak pada sesuatu hal. Menurut istilah, dakwah adalah kegiatan mengajak orang lain, seseorang atau lebih ke jalan Allah Swt. secara lisan atau perbuatan. Di sini dikenal adanya da’wah billisan dan da’wah bilhal. Kegiatan bukan hanya ceramah, tetapi juga aksi sosial yang nyata. Misalnya, santunan anak yatim, sumbangan untuk membangun fasilitas umum, dan lain sebagainya. Ketentuan Khutbah, Tabligh dan Dakwah Syarat, Rukun dan Sunah Khutbah 1. Syarat khatib Islam Ballig Berakal sehat Mengetahui ilmu agama 2. Syarat dua khutbah Khutbah dilaksanakan sesudah masuk waktu dhuhur Khatib duduk di antara dua khutbah Khutbah diucapkan dengan suara yang keras dan jelas Tertib 3. Rukun khutbah Membaca hamdallah Membaca syahadatain Membaca shalawat Berwasiat taqwa Membaca ayat al-Qur’an pada salah satu khutbah Berdoa pada khutbah kedua 4. Sunah khutbah Khatib berdiri ketika khutbah Mengawali khutbah dengan memberi salam Khutbah hendaknya jelas, mudah dipahami, tidak terlalu panjang Khatib menghadap jamaah ketika khutbah Menertibkan rukun khutbah Membaca surat al-Ikhlas ketika duduk di antara dua khutbah Syarat dan Etika Tabligh 1. Syarat Muballig Beragama Islam Ballig Berakal Mendalami ajaran Islam. 2. Etika Menyampaikan Tabligh Bersikap lemah lembut, tidak kasar, dan tidak merusak. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Mengutamakan musyawarah dan berdiskusi untuk memperoleh kesepakatan bersama. Materi dakwah yang disampaikan harus mempunyai dasar hukum yang kuat dan jelas sumbernya. Menyampaikan dengan ikhlas dan sabar, sesuai dengan kondisi, psikologis dan sosiologis para pendengarnya atau penerimanya. Tidak menghasut orang lain untuk bermusuhan, merusak, berselisih, dan mencari-cari kesalahan orang lain. Syarat dan Etika Dakwah Dakwah artinya mengajak. Orang yang melaksanakan dakwah disebut da’i. Ada dua cara berdakwah, yaitu dengan lisan da’wah billisan dan dengan perbuatan da’wah bilhal. 1. Syarat Da’i Islam Ballig Berakal Mendalami ajaran Islam 2. Etika Berdakwah Dakwah dilaksanakan dengan hikmah, yaitu ucapan yang jelas, tegas dan sikap yang bijaksana. Dakwah dilakukan dengan mauiẓatul hasanah atau nasihat yang baik, yaitu cara persuasif tanpa kekerasan dan edukatif memberikan pengajaran. Dakwah dilaksanakan dengan memberi contoh yang baik uswatun hasanah. Dakwah dilakukan dengan mujadalah, yaitu diskusi atau tukar pikiran yang berjalan secara dinamis dan santun serta menghargai pendapat orang lain. Dalil Khutbah, Tabligh dan Dakwah 1. Ayat Al Quran tentang Khutbah, Tabligh dan Dakwah كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Ali Imran Ayat 110 وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Ali Imran Ayat 104 ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ Serulah manusia kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. An Nahl Ayat 125 2. Hadits tentang Khutbah, Tabligh dan Dakwah عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً Artinya Dari Abdullah bin Amr. dituturkan, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat.” HR. Bukhari عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ قَالَ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَأَى مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ Dari Thariq bin Syihab, dia berkata; Abu Sa’id berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabada “Barang siapa yang melihat kemungkaran maka hendaknya ia mengubahnya dengan tangannya dan apabila ia tidak mampu maka dengan lidahnya dan apabila tidak mampu maka dengan hatinya dan yang demikian itu adalah selemah-lemah iman.” HR. Muslim Pentingnya Khutbah, Tabligh dan Dakwah 1. Pentingnya Khutbah Khutbah termasuk pada aktivitas ibadah,maka khutbah tidak mungkin bisa ditinggalkan karena akan membatalkan rangkaian aktivitas ibadah. Contoh, apabila salat Jumat tidak ada khutbahnya, salat Jumat tidak sah. Apabila wukuf di Arafah tidak ada khutbahnya, wukufnya tidak sah. Sesungguhnya, khutbah merupakan kesempatan yang sangat besar untuk berdakwah dan membimbing manusia menuju keridaan Allah Swt. Hal ini jika khutbah dimanfaatkan sebaik-baiknya, dengan menyampaikan materi yang dibutuhkan oleh hadirin menyangkut masalah kehidupannya, dengan ringkas, tidak panjang lebar, dan dengan cara yang menarik serta tidak membosankan. Khutbah memiliki kedudukan yang agung dalam syariat Islam sehingga sepantasnya seorang khatib melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Seorang khathib harus memahami aqidah yang sahihah benar sehingga dia tidak sesat dan menyesatkan orang lain. Seorang khatib seharusnya memahami fiqh sehingga mampu membimbing manusia dengan cahaya syariat menuju jalan yang lurus. Seorang khatib harus memperhatikan keadaan masyarakat, kemudian mengingatkan mereka dari penyimpangan-penyimpangan dan mendorong kepada ketaatan. Seorang khathib sepantasnya juga seorang yang salih, mengamalkan ilmunya, tidak melanggar larangan sehingga akan memberikan pengaruh kebaikan kepada para pendengar. 2. Pentingnya Tabligh Salah satu sifat wajib bagi rasul adalah tablig, yakni menyampaikan wahyu dari Allah Swt. kepada umatnya. Semasa Nabi Muhammad saw. masih hidup, seluruh waktunya dihabiskan untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya. Setelah Rasulullah saw. wafat, kebiasaan ini dilanjutkan oleh para sahabatnya, para tabi’in pengikutnya sahabat, dan tabi’it-tabi’in pengikut pengikutnya sahabat. Setelah mereka semuanya tiada, siapakah yang akan meneruskan kebiasaan menyampaikan ajaran Islam kepada orang-orang sesudahnya? Kita sebagai seorang muslim punya tanggung jawab untuk meneruskan kebiasaan bertabligh tersebut. Banyak yang menyangka bahwa tugas tablig hanyalah tugas alim ulama saja. Hal itu tidak benar. Setiap orang yang mengetahui kemungkaran yang terjadi di hadapannya, ia wajib mencegahnya atau menghentikannya, baik dengan tangannya kekuasaanya, mulutnya nasihat, atau dengan hatinya bahwa ia tidak ikut dalam kemungkaran tersebut. Seseorang tidak harus menjadi ulama terlebih dulu. Siapa pun yang melihat kemungkaran terjadi di depan matanya, dan ia mampu menghentikannya, ia wajib menghentikannya. Bagi yang mengerti suatu permasalahan agama, ia mesti menyampaikannya kepada yang lain, siapa pun mereka. Sebagaimana hadis Rasulullah saw. Artinya Dari Abi Said al-Khudri ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya. apabila tidak mampu maka dengan hatinya tidak mengikuti kemungkaran tersebut, dan itu selemah-lemahnya iman. HR. Muslim 3. Pentingnya Dakwah Salah satu kewajiban umat Islam adalah berdakwah. Sebagian ulama ada yang menyebut berdakwah itu hukumnya farḍu kifayah kewajiban kolektif, sebagian lainnya menyatakan farḍu ain. Meski begitu, Rasulullah saw. tetap selalu mengajarkan agar seorang muslim selalu menyeru pada jalan kebaikan dengan cara-cara yang baik. Setiap dakwah hendaknya bertujuan untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat dan mendapat riḍa dari Allah Swt. Nabi Muhammad saw. mencontohkan dakwah kepada umatnya dengan berbagai cara melalui lisan, tulisan dan perbuatan. Rasulullah saw. memulai dakwahnya kepada istri, keluarga, dan temanteman karibnya hingga raja-raja yang berkuasa pada saat itu. Di antara raja-raja yang mendapat surat atau risalah Rasulullah saw. adalah Kaisar Heraklius dari Byzantium, Mukaukis dari Mesir, Kisra dari Persia Iran, dan Raja Najasyi dari Habasyah Ethiopia. Ada beberapa metode dakwah yang bisa dilakukan seorang muslim menurut syariat. Menerapkan Perilaku Khutbah, Tabligh dan Dakwah 1. Ketika melaksanakan ṡalat Jumat, hendaklah mengamati dan menyimak khutbah yang disampaikan khātib. Bagaimana etikanya, bacaan-bacaan yang dibacanya, serta urutannya. Dengan memperhatikan khatib secara utuh diharapkan suatu saat nanti bisa tampil sebagai khatib pada waktu salat Jumat. 2. Ketika melihat kemungkaran di sekitar kita contohnya pacaran, mencuri, tawuran, menyontek, dan lain sebagainya, kita harus mencegahnya dengan memberikan alasan yang logis, baik atas dasar agama maupun sosial dan yang lainnya. Cara mencegahnya dengan tangan kekuasaan, apabila tidak mampu, dengan lisan; apabila tidak mampu cukup dalam hati saja bahwa kita tidak ikut berbuat yang dilarang. 3. Ketika melihat sesuatu yang baik baik menurut agama maupun masyarakat, mencontohlah. Dimulai dari diri sendiri, dari yang terkecil, dan dari sekarang. Tidak boleh ditunda-tunda. 4. Melibatkan diri secara aktif pada kegiatan-kegiatan keagamaan seperti peringatan hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad saw., Isra’ Mi’raj, Nuzulul Qur’ān, dan lain-lain baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. 5. Memprakarsai kegiatan dakwah Islam di sekolah, remaja masjid, karang taruna, dakwah kampus, dan lain sebagainya. Itulah materi tentang khutbah, tabligh dan dakwah dari pada pelajaran pendidikan Agama Islam kelas 11. Semoga materi khutbah, tabligh dan dakwah ini dapat bermanfaat dan membantu sobat. Terimakasih.
Tabligh, Dakwah, dan Khutbah. Sumber مِّنۡكُمۡ اُمَّةٌ يَّدۡعُوۡنَ اِلَى الۡخَيۡرِ وَيَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمَعۡرُوۡفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمُنۡكَرِؕ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُفۡلِحُوۡنَWaltakum minkum ummatuny yad’uuna ilal khairi wa yaamuruuna bilma ruufi wa yanhawna anil munkar; wa ulaa’ika humul muflihuunArtinya, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh untuk berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”Pengertian Tabligh, Dakwah, dan Khutbah dalam IslamTabligh, Dakwah, dan Khutbah. Sumber orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah tabligh, mereka takut kepada-Nya dan tidak merasa takut kepada siapa pun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan.”
pertanyaan tentang khutbah tabligh dan dakwah